Pengaruh Ukuran Ban Yang Berdampak Pada Performa Mobil Anda

Toko Online Ban Mobil – Jaman kini ini, ban mobil tidak saja dianggap sebagai penggerak mobil, tetapi juga dirasakan sebagai hal penting dalam urusan estetika. Banyak pemakai mobil yang mengubah ban dan velg nya dari standar guna merubah tampilan cocok dengan keinginan. Penggemar aliran alto/offroad seringkali merubah profil ban bawaan menjadi lebih tebal, sedangkan peminat aliran street racer/drag racer seringkali merubah diameter velg menjadi lebih banyak dengan ban berprofil tips. Bagaimana pengaruh mengolah ukuran ban standar? Simak pembahasan berikut.


Ukuran ban telah disesuaikan oleh pabrikan menurut penelitian yang pastinya tidak sederhana. Secara teori, tapak ban yang lebar akan menambah traksi ban terhadap aspal. Positifnya, handling menjadi lebih baik dan stabil. Jarak pengereman pun dapat dipersingkat karena fenomena slip ban berkurang. Namun, seiring dengan tapak ban yang semakin lebar, gaya gesek pun meningkat sampai-sampai dapat meminimalisir performa mesin yang berimbas pada borosnya konsumsi BBM.

Profil ban pun turut mempengaruhi. Profil ban yang tebal, akan menambah kenyaman (bantingan menjadi lebih empuk), namun meminimalisir kualitas handling. Sebaliknya, profil ban yang tipis akan menambah handling, namun mengakibatkan bantingan menjadi lebih keras. Keras atau tidaknya bantingan pun dipengarui oleh desakan ban.

Di samping itu, jenis ban pun berpengaruh. Jenis ban menurut motif tapak dipisahkan menjadi H/T (Highway Terrain), A/T, dan M/T (Mud Terrain). Ban H/T ialah yang sangat nyaman, mempunyai traksi yang baik terhadap aspal, dan yang sangat senyap. Ban A/T mempunyai motif tapak yang agak menonjol, berada ditengah-tengah H/T dan M/T. Ban A/T lebih berisik dan mempunyai traksi terhadap aspal lebih rendah daripada ban H/T, namun lumayan efektif di jalanan tanah keras atau jalan rusak. Sedangkan ban M/T atau biasa dinamakan ban tahu hanya sesuai digunakan guna kendaraan offroad dan paling tidak direkomendasikan dipakai pada kecepatan tinggi di jalan aspal. Sebenarnya, kendaraan kota yang sangat ideal ialah menggunakan ban H/T, meskipun situasi jalanan di Indonesia tidak menentu. Di samping senyap dan dapat dipakai pada kecepatan tinggi, ban H/T ialah yang sangat nyaman.

Beberapa pabrikan ban pun membedakan produknya menurut karkateristik ban, seringkali dibedakan menjadi ban tipe comfort, tipe eco, dan tipe performance. Tipe comfort mempunyai dinding ban yang lunak, sampai-sampai terasa nyaman dan lunak serta lebih senyap. Ban tipe eco seringkali berukuran kecil dan memakai dinding dan tapak ban yang relatif keras, sampai-sampai putaran ban terasa enteng dan hemat bahan bakar. Di samping itu, motif ban pun tidak mudah aus, sampai-sampai dapat dipakai pada masa-masa yang ingin lebih lama. Sedangkan ban tipe performance seringkali mempunyai dinding ban yang keras tetapi tapak bannya lunak. Hal ini bertujuan untuk menambah grip ban terhadap aspal dan menambah kualitas handling. Namun bantingan ban performance terasa lumayan keras dan motifnya cepat aus dikomparasikan tipe ban yang lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published.