fbpx
Download aplikasi×

Ingin Ban Anda Awet Hingga 3-4 Tahun? Hindarilah Berbagai Macam Hal Di Bawah ini

Ingin Ban Anda Awet Hingga 3-4 Tahun? Hindarilah Berbagai Macam Hal Di Bawah ini, Umur pemakaian ban mobil itu ada batas nya loh, usia ban normal nya tiga sampai epat tahun. Biasanya kalau sudah lebih lama dari itu komponen atau karet ban tersebut akan kehilangan elastisitasnya. Meski usia pakai nya terbatas, akan tetapi terkadang karena gaya berkendara nya ugal-ugalan, maka ban akan lebih cepat rusak. Bisa jadi baru satu sampai dua tahun di pakai ban sudah gundul. Tentu anda bisa saja langsung mengganti, tapi masalahnya mengganti ban mobil itu tidak murah.

5 Kesalahan mengemudi

Contoh nya saja ban dunlop ring 15 buat toyota vios kisaran Rp 670 ribu di tokopedia. Bayangkan saja, seharusnya anda bisa menghemat uang ketimbang anda harus ganti setiap tahun sekali hanya karena anda kurang baik dalam berkendara atau ugal-ugalan. Kalau sudah begini anda juga yang rugi, aturan uang bisa di pakai untuk keperluan lain, eh ini malah di pake buat beli ban mobil baru.

Untuk anda yang tidak ingin mengalami hal seperti ini, mari kita intip lima kesalahan mengemudi dan mengapa ban cepat rusak sebelum waktunya.

Tidak pernah merotasi ban

Rotasi ban maksudnya adalah menukar posisi ban. Misalnya ban belakang ditukar jadi ban depan. Atau ban sebelah kiri dipindah ke sebelah kanan. Idealnya sih rotasi itu dilakukan secara silang. Ban kanan depan jadi ban kiri belakang, begitu juga sebaliknya.

Apa sih tujuannya? Gini, umumnya gesekan ban depan dengan aspal itu lebih besar dibanding ban belakang karena ban depanlah yang mengontrol arah mobil. Akibatnya, ban depan kemungkinan lebih cepat aus. Dengan mindahin ban depan ke belakang, maka keausan lebih cepat bisa dihindari.

Tidak pernah spooring dan balancing

Spooring bertujuan buat bikin ban sejajar biar laju mobil tetap stabil. Sedangkan balancing tujuannya supaya putaran keempat roda tetap seimbang.

Ketika kamu gak pernah melakukan spooring atau balancing, maka arah laju roda kemungkinan gak bakalan lurus. Setir bakal cenderung terbuang ke kiri atau ke kanan. Kalau udah begini dijamin mobil bakal gak enak dikendarai, deh.

Kalau ini dibiarin, lama kelamaan ban bakal cepat benjol dan rusak. Lebih parahnya lagi, ban bisa meledak. Serem, kan?

Sering menerjang jalan berlubang dan jalan rusak

Ketika kamu sering menerjang lubang di jalanan baik sengaja atau gak, maka ban mobil bakal cepat rusak. Kalau udah begini, mau gak mau ya harus ganti ban.

Makanya, mulai dari sekarang sebaiknya gak usah lagi deh ngebut-ngebut. Jadi kalau tiba-tiba ada lubang, kamu masih punya waktu menghindar. Usahain juga buat lewatin jalanan yang bagus-bagus aja.


Cuek dengan tekanan ban

Usahakan biar tekanan ban sesuai dengan rekomendasi. Kamu bisa lihat di buku manual dan cek pakai alat tekanan. Soalnya, kalau di bawah atau pun di atas standar, ban bisa lebih cepat aus. Belum lagi bensin bisa lebih boros.

Kalau tekanan terlalu rendah, maka permukaan ban yang bersentuhan dengan aspal jadi gak merata. Sementara kalau terlalu tinggi, bagian tengah ban yang bakal lebih cepat aus.

Sering kelebihan muatan

Ketika kamu berkendara dengan muatan yang berlebih, benang nilon pada lapisan carcass ban bisa lebih mudah putus. Akibatnya ya apalagi kalau bukan ban lebih mudah aus.

Selain itu, semakin berat beban mobilmu maka semakin besar juga gesekan yang dialami ban. Makanya, daripada harus melihat banmu rusak sebelum waktunya, mending jangan sering-sering ngangkut beban yang kelewat berat. Kalau teman-temanmu mau nebeng ya jangan sampai pangku-pangkuan deh.

Itulah lima kesalahan yang harus diwaspadai agar ban mobil anda awet selama tiga tahun. Dengan melakukan ini kalian bisa punya uang lebih buat nabung atau beli aksesori mobil biar tampilan kendaraanmu lebih ciamik.

Leave a Comment

Your email address will not be published.